Sebuah institusi di tepi Slamet Riyadi.
Tahun 1970, Kusuma Sari membuka pintu pertamanya di Jalan Slamet Riyadi — jalan utama yang membelah kota Solo. Sejak hari itu, kami tidak hanya menyajikan makanan; kami merawat ingatan generasi.
Menu kami adalah perpaduan rasa khas Solo dengan jejak warisan Belanda di Nusantara: Selat Solo dengan saus encer-manisnya, Bistik Lidah yang empuk, Kroket Mayones dengan resep mayo legendaris, dan tentu saja — es krim rumahan yang sering disebut pelanggan kami sebagai mesin waktu kembali ke masa kecil.
Bertahan lebih dari lima dekade bukan tentang mengikuti tren. Ini tentang konsistensi rasa, ramuan tangan, dan tempat duduk yang sama di mana kakek, ayah, dan cucu pernah singgah.
